Di Tengah Kesibukan Dunia, Al-Qur’an Tetap Menjadi Tujuan: Program PELAJAR RumaQuran Jangkau 453 Peserta

RumaQuran Washilaturrahmah Hidayatullah · 5 November 2026 · Berita

Daftar Isi

    Di antara padatnya agenda pekerjaan, rapat yang silih berganti, dan tanggung jawab yang harus ditunaikan setiap hari, ada waktu yang tetap disisihkan untuk sesuatu yang jauh lebih bermakna: belajar membaca Al-Qur’an.Melalui program PEL​AJAR (Perbaikan Baca Al-Qur’an dari Dasar), RumaQuran hadir di tengah lingkungan instansi pemerintah maupun swasta untuk membuka ruang belajar Al-Qur’an bagi para pegawai. Setiap pekan, santri RumaQuran datang sebagai pengajar, mendampingi para peserta untuk mengenal, memperbaiki, dan melancarkan bacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an.Sepanjang Oktober 2026, program ini telah menjangkau 13 instansi pemerintah dan swasta dengan 20 kelompok belajar. Alhamdulillah, sebanyak 453 peserta dari program PELAJAR dan Non-Mukim telah mengikuti kegiatan pembelajaran selama bulan tersebut.

    Menyisihkan Waktu untuk Kembali Dekat dengan Al-Qur’an

    Program PELAJAR bukan sekadar kegiatan belajar membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, program ini menjadi pengingat bahwa kesibukan dunia tidak seharusnya menjauhkan seseorang dari Kalamullah.Ada pegawai yang datang setelah menyelesaikan pekerjaannya, ada pula yang menyempatkan diri di sela rutinitas kantor. Di sisi lain, para santri RumaQuran juga menjalankan peran sebagai pengajar, membawa ilmu yang mereka pelajari di asrama untuk dibagikan kepada masyarakat.Di ruang-ruang sederhana itulah, pertemuan antara mereka yang mengajar dan mereka yang belajar menjadi ikhtiar bersama. Sebab, belajar Al-Qur’an bukan hanya tentang seberapa lancar seseorang membacanya, tetapi juga tentang kerendahan hati untuk terus memperbaiki diri.

    Ikhtiar Membebaskan Umat dari Buta Huruf Al-Qur’an

    RumaQuran meyakini bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar Al-Qur’an, tanpa dibatasi usia, pekerjaan, maupun kesibukan. Karena itu, PELAJAR menjadi salah satu langkah nyata RumaQuran dalam membantu membebaskan umat dari buta huruf baca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.Perjalanan ini tentu tidak berhenti pada 453 peserta. Masih banyak saudara kita yang ingin belajar, tetapi belum memiliki kesempatan dan pendampingan yang tepat.Untuk itu, keberlangsungan program ini membutuhkan dukungan dan kepedulian banyak pihak. Setiap kontribusi yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan lebih banyak ruang belajar, memperluas jangkauan pengajaran, dan melahirkan semakin banyak orang yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.Sebab, di tengah dunia yang terus menuntut kita untuk berlari, selalu ada kebaikan ketika kita bersedia berhenti sejenak untuk belajar membaca firman-Nya.Mari bersama RumaQuran menghadirkan lebih banyak kesempatan belajar Al-Qur’an bagi masyarakat. Semoga setiap huruf yang dipelajari, setiap bacaan yang diperbaiki, dan setiap ilmu yang diajarkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk kita semua, Aamiin.RumaQuranCreate Musyrifah Take the Future
    1 Bagikan: