
Berantas Buta Baca Al-Qur'an
Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Namun di balik fakta tersebut, masih terdapat tantangan besar dalam literasi Al-Qur'an. Hasil riset Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta yang dilakukan di 25 provinsi terhadap 3.111 responden muslim menunjukkan bahwa 72,25% responden belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik.

Angka ini bukan sekadar statistik. Di baliknya ada jutaan saudara muslim yang belum dapat membaca kalam Allah dengan baik, sehingga kesulitan untuk memahami dan mengamalkan petunjuk hidup yang terkandung di dalamnya.
Melalui Program Berantas Buta Baca Al-Qur'an, kami berupaya menghadirkan pembelajaran Al-Qur'an yang mudah dijangkau masyarakat melalui pembinaan rutin, pelatihan baca Al-Qur'an dari dasar, penyediaan sarana belajar, serta dukungan bagi para guru Al-Qur'an yang mengabdikan waktunya untuk membimbing umat.

Mari bersama mengambil bagian dalam gerakan memberantas buta baca Al-Qur'an. Karena satu orang yang belajar membaca Al-Qur'an hari ini dapat menjadi sebab lahirnya keluarga, lingkungan, dan generasi yang lebih dekat dengan Al-Qur'an di masa depan.
Dukung Program Berantas Buta Baca Al-Qur'an dan jadilah bagian dari ikhtiar menghadirkan masyarakat yang semakin mencintai dan memahami kalam Allah.
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
(HR. Bukhari no. 5027)
![]()
Menanti doa-doa orang baik